Posts (page 2)
I answered 41 questions in 41q.com and get this result. I think it's pretty accurate!
Ollie's personality type:
Friendly, adaptable, action-oriented. 'Doers' who are focused on immediate results. Living in the here-and-now, they're risk-takers who live fast-paced lifestyles. Impatient with long explanations. Extremely loyal to their peers, but not usually respectful of laws and rules if they get in the way of getting things done. Great people skills.
Careers that could fit Ollie includes:
Sales representatives, marketers, police, detectives, paramedics, medical technicians, computer technicians, computer technical support, entrepreneurs, comedians, agents, race car drivers, firefighters, military, loan sharks, con men, auditors, carpenters, craft workers, farmers, laborers, service workers, transportation operatives.
Orignal From: Ollie's Personality
Sudah beberapa minggu, mbak di rumah pulang kampung dan kamar saya sudah berada in total mess. :p Nasib serupa terjadi dengan meja kantor, secara saya dan Angel bukan tipe beres-beres, dan office girl tak berani menyentuh meja kami. Belum lagi masalah yang tak terlihat, dalam menangani things and stuff. Tentu saja, begitu akhirnya saya menemukan buku berjudul "The 60 Second Organizer: Sixty Solid Techniques for Beating Chaos at Home and at Work", bukunya langsung saya beli dan lalap habis.
Dengan kebiasaan saya membaca dengan meloncat-loncat (skimming dan scanning), biasanya intisari sebuah buku itu nggak ketangkap sama sekali, atau hanya ketangkap saat itu juga dan nggak bisa dipake lagi di kesempatan lain lantaran nggak ingat dan malas membuka bukunya lagi. Tapi dengan Post-It Flag Highlighters & Pen, masalah itu menjadi beres! Saya bisa menandai kalimat-kalimat yang dirasa penting, serta juga dapat memberi 'mark' di halaman yang penting banget. Eureka! :D

Beberapa hal yang gue mark tentang being organized:
- Hidup ini pilihan, maka, pilihlah untuk menjadi organized, stay organized, and happily organized
- Untuk setiap goal yang dicanangkan, harus selalu: ditulis, harus terukur, dan ada deadline-nya.
- Use Gantt Chart untuk mulai pursue your goal
- Untuk semua file/dokumen yang masuk, either:
- Act on it
- Delegate it
- File it
- Recycle or toss it
- Tanpa sadar kita suka menyimpan-nyimpan hal yang sudah tidak penting lagi, buku ini mencoba menyadarkan bahwa itulah nanti yang bakal cluttering di sekitar kita. Contohnya, saya masih menyimpan:
- Majalah Bekas. Karena sayang kalau dibuang :~
- Karcis masuk bioskop. Kan itu kenang-kenangan :p
- DVD dari jaman purba. Duh, keping DVD itu kan berharga banget :o
- Kartu pos, brosur, karcis train, dan semua yang berkaitan dengan liburan kemarin. Kenangan indah :oo
- Suka nggak punyawaktu baca buku? SAMA! Padahal sekarang buku bagus-bagus. Ini ada tips yang berlaku untuk buku non fiksi:
- Baca ringkasan di cover belakangnya dulu, jadi ngerti kira-kira point-nya buku ini apa
- Baca daftar isi. Tentukan topik paling menarik
- Baca Pengenalannya
- Langsung pergi ke bab dengan topik paling menarik
- Jika ingin baca semua bab, langsung pergi ke paragraf akhir dari bab tersebut. Biasanya ada summary dan highlight-nya
- Pada bab terakhir, baca 2 halaman terakhir dari buku itu. Biasanya disitulah kesimpulannya
- As for my chaotic desks at home and office, I should hear what this book have to say: If you have the right containers, dividers and tools at your disposal, the physical organization of a space or place in your life is entirely manageable. You can win!
Happy organizing!
Orignal From: The 60 Second Organizer
Selama bekerja sebagai perancang dan penjahit, ada satu hal yang tidak dapat gue mengerti:
Pelanggan yang ngotot bajunya selesai dalam 7 hari namun pada hari ke-6 kainnya belum juga diberikan :|
Orignal From: Gue dan Ketidakmengertian Gue
:~ Duh! Dari tadi coba lanjutin nulis novel kok susah banget ya, nggak bisa fokus. Bentar-bentar ngecek email, Flickr, Mob Wars di Facebook, Twitter, trus ngantuk... hhh! Padahal kemarin bisa nulis enak banget di lobi hotel Le Meridien. Masa kudu pake suasana yang enak dulu sih? Susah dong kalo manja gini otak gue :|
Anyway, daripada setres mikirin writer's block, akhirnya iseng-iseng bikin emoticon untuk blog di Wordpress.
1. Gambar emoticonnya di Macromedia Flash. Jadinya seperti ini:
![]()
2. Potong-potong dan disimpan sebagai Gif dengan Alpha Transparency pake Macromedia Fireworks.
3. Download plug-in Custom Smilies
4. Upload file dan Activate
5. Masukkan file-file smilies kita ke wp-includes/images/smilies
6. Di admin Wordpress, masuk ke Manage > Smilies. Tentuin apa yang harus kita ketik untuk memunculkan smilies
7. Write Post dan gunakan smilies seperti biasa
8. Selesai. :p Maaf kalo ngga jelas :B
Yuk, ah. Mau nonton America's Next Top Model dulu ya (loh kok makin nggak produktip :q). Happy holiday! :))
Orignal From: Writer's Block dan Emoticon Berjilbab
Tante Titie Said, penulis senior sekaligus Ketua Badan Sensor Film Indonesia, tiba-tiba mengirim SMS. Meminta saya untuk hadir dalam launching buku terbarunya, Prahara Cinta. Benar-benar kehormatan besar. Tentu saja saya hadir.
Acara launching-nya berlangsung di Gedung Film, Jakarta. Saya pergi sendiri kesana. Begitu masuk ruangan, sejauh mata memandang, saya melihat sosok-sosok senior yang saya kenal di layar televisi maupun layar lebar. Beberapa penulis senior pun saya kenali. Tapi ya itu... senior. Mau ngomong apa yaaa... gila, we're talking about penulis-penulis yang udah menulis ratusan buku selama berpuluh tahun! Penulis-penulis yang namanya tadinya cuma bisa dilihat di buku-buku pelajaran Bahasa Indonesia, sekarang semua ada disini di depan saya.
"HEI!" Seorang Bapak dengan wajah Batak yang kental, namun dengan senyum ramah, menyapa saya. Oh... ternyata Pak Saut Poltak Tambunan. Penulis senior yang menulis banyak karya bagus, antara lain, Hatiku bukan Pualam. Saya tersenyum lega, akhirnya ada yang saya kenal.
Saya diajak Pak Poltak untuk duduk semeja dengannya. Padahal di meja itu ada banyak lagi penulis senior yang legend banget hehe contohnya adalah Pipiet Senja, yang happens to sit beside me. Ketemu juga dengan K. Usman, penulis senior ini memberikan undangan untuk datang di acara bedah buku yang ia selenggarakan. Trims pak.
Nggak berapa lama, akhirnya ada juga yang dari 'kaum muda'. Rachmania Arunita, penulis novel super laris, Eiffel I'm in Love juga duduk satu meja dengan kami. Asik banget ya, ngobrol dengan penulis-penulis hebat, seperti teman lama hehehe.

Buku yang diluncurkan, Prahara Cinta, adalah cerita roman yang membawa daerah Gorontalo di dalam alur ceritanya. Tante Titie bertekad akan meng-eksplore berbagai macam daerah dan budaya di Indonesia untuk dimasukkan dalam novelnya. Dalam sambutannya, Tante Titie agak terharu juga saat menjelaskan semua hartanya berupa tulisan berharga sejak tahun 70-an, hilang lenyap tak berbekas bersamaan dengan padamnya api yang membakar rumahnya. Tragis.
Jika pengen merasakan semangat Tante Titie saat menulis buku ini, baca aja Prahara Cinta, langsung aja ke Kutukutubuku.com. Diskon 15% loh... :)
Trus, tadi baru aja hadir ke acara Book Launching: Model Portfolio, karya Arzetti Bilbina & Jamal Hasan. Lagi-lagi saya datang sendiri. Dah siap mati gaya deh hehe. Lokasi acaranya di Plangi Sky Dining (Lantai 10). Begitu masuk ke tempat acara, langsung jaw dropped deh. Tempatnya stunning banget. Kemana aja gue selama ini? :D

Saya lagi suka-sukanya dengan dunia modelling (karena lagi nonton America's Next Top Model on DVD hehe). Makanya jadi so excited melihat para model dari Zema Management beraksi!
Acara peluncuran buku berjalan sukses, tapi ada yang kurang... kok saya nggak dapet bukunya :D

Untung ada teman-teman dari Gagas Media yang mau ngasi buku gratis (Merci, Christ & Mbak Angel!). Di tempat acara ketemu juga sama Mas Emka, haha hihi bentar, trus makan di Nathan. Nggak sempat ngomong sama Mbak Arzetti, sama Mas Jamal juga cuma ngucapin selamat aja. Terus pulang deh bawa goody bag :D Sempet mampir di NewsStand GF dulu buat beli Marie Claire back issues (banci majalah bekas).
Sampe di rumah, buka-buka buku Model Portfolio. Buku ini menuruku lengkap dan bagus, membahas semua hal yang kamu perlukan jika ingin jadi model. Ada tips perawatan tubuh, tips jalan di runway, contoh surat kontrak dengan agensi, tips make-up, dan masih banyak lagi! Duh, ini buku sih gue banget! (haha). Thanks buat Mbak Zetti & Mas Jamal yang mau sharing pengalaman. Selamat buat my friend Feby sebagai ghost writer-nya. I think you did a great job! Kok ngga datang si? :D
Buat yang penasaran sama buku Model Portfolio, bisa beli di Kutukutubuku.com. Diskon 15% juga :)
Orignal From: Pilih Cinta atau Jadi Model?
Alhamdulillah, bersyukur banget hari ini kami dari Kutukutubuku.com telah sukses menyelenggarakan event untuk memperingati hari Kartini, berbentuk Talk Show dengan tema 'Wanita & Wirausaha.

Diawali dengan telepon Angel di malam buta, seperti biasa, disaat ada ide yang sedang muncul, kami biasa saling menelepon untuk meminta persetujuan dan dukungan masing-masing. Angel kepingin banget Kutukutubuku.com bisa mengadakan event di bulan April ini. Ceritanya pengen mencoba empowering women seperti ibu Kartini.
Tanggal 11 April, kita meeting sebentar tanpa ada keputusan yang memuaskan tentang konsep acara. Kemudian malah meeting 10 menit dengan managerku menghasilkan konsep yang akhirnya kita pake untuk acara kemarin, yaitu tentang peluang usaha di Rumah.
Kami punya waktu 2 minggu untuk mempersiapkan dan 1 minggu untuk mengumumkan event ini. Agak 'bingung' juga sih. Soalnya saya sendiri sangat blank soal dunia event organizing. So, akhirnya coba cari-cari 'how to plan an event' di Google yang akhirnya lumayan menolong. Well, soal ini nanti diceritakan lebih lanjut deh di behind the scene of this event :D
Pada hari H, tanggal 26 April 2008, kami datang pagi-pagi ke venue acara di Asia Bistro, ITC Permata Hijau. Tak berapa lama, lalu lintas di depan ITC Permata Hijau tiba-tiba macet. Katanya ada kecelakaan yang melibatkan Bis Deborah dan pengendara sepeda motor. Banyak juga peserta yang terlambat, tapi karena jam sudah menunjukkan 10:15 dan pembicaranya semua sudah siap, maka acara langsung dimulai saja.
Acara dibuka dengan sambutan sedikit dari Angel yang demam karena flu dan demam panggung juga haha. Setelah itu, Pak Nukman mulai memberikan motivasi dengan menceritakan tentang wanita entrepreneur hebat bernama Susi Pudjiastuti yang sekarang sudah punya maskapai Susi Air (ada 14 pesawat Susi Air yang digunakan untuk keperluan bisnis ikannya). Selengkapnya baca di blog Pak Nukman ya :)

Pak Nukman juga bilang, kalau mau jadi pengusaha itu harus berani meninggalkan zona nyaman dan harus fokus. Setelah saya dan Angel meninggalkan zona nyaman, ternyata kami masuk ke zona yang lebih nyaman lagi loh! :D
Setelah Pak Nukman selesai, acara dilanjutkan dengan acara inti, yaitu Talk Show dengan Saya sendiri (Ollie, mengusung Heartyboutique.com), Christine (di bawah bendera Kutukutubuku.com), Angel (Menjelaskan TukuSolution.com) dan Pak Nur Salam (Kedai Daur Ulang).
Pembicaraan berlangsung seru, apalagi Pak Nur Salam yang berapi-api dalam menjelaskan usahanya hehe. Ini semua karena adanya passion di dalam diri kami yang menggebu-gebu terhadap bisnis yang kami jalani.
Kemudian peserta dengan antusias mulai bertanya. Ada yang mau pindah ke daerah pedalaman untuk mengikuti suami dan bingung mau berbisnis apa di sana. Well, potensi tiap daerah itu beda-beda dan Indonesia kaya banget dengan tradisi dan adat istiadat yang tercermin pada makanan, kain, dll. Itu semua bisa dijual secara online kan?
Semua penanya mendapatkan buku dari Transmedia Pustaka yang berjudul "Panduan Lengkap Memulai dan Mengelola Usaha di Rumah". Kemudian acara dilanjutkan dengan games.
Games wirausaha ini mikirnya lumayan lama juga. Dari jam 8 malam sampai jam 11 belum ketemu bentuknya gimana. Akhirnya saya terpikir untuk mengaplikasikan konsep buku The Secret dalam games ini. Peserta akan diminta untuk berandai-andai, bisnis seperti apa akan dibuat (yang sesuai minat, bakat dan pengalaman), modal darimana, memasarkannya kemana, omzet bulan pertama berapa, kemudian berkembang pesat seperti bagaimana, dll. Jadi, paling nggak, begitu pulang, peserta punya bayangan bisnis seperti apa yang nantinya akan dia ciptakan.
Mas Arul membacakan soal keinginannya membesarkan MenulisYuk.com. Dari responnya, antusiasmenya, dan positive thinkingnya, saya inget diri saya sendiri waktu menuliskan essay yang berandai-andai, tapi tentang menulis.
Yang menyuruh saya untuk menulis essay a la The Secret itu adalah Mas Sulak, guru saya di sekolah menulis Jakarta School. Waktu itu saya menulis bahwa buku saya akan diterbitkan, saya diwawancara oleh media kanan kiri, masuk tivi, jadi well known, orang minta tanda tangan, kemudian saya nulis buku dengan tema lain nggak hanya novel, dll. Waktu dibacain sih teman-teman pada ketawa, tapi yang jelas, 3 tahun setelah menulis itu, apa yang saya tulis di situ benar-benar jadi kenyataan. Alhamdulillah.
Selain Mas Arul, ada juga dua orang peserta lain yang membacakan mimpinya. Ada yang ingin buka usaha laundry, ada juga yang ingin buka bisnis keramik. Wah... thanks for sharing your dreams ya :) Semoga terkabul. Amin!
Setelah games selesai, acara dilanjutkan dengan launching gerakan BLOGBRARY. Apa itu BlogBrary? BlogBrary adalah sebuah gerakan sosial untuk membangun perpustakaan untuk anak Indonesia, dengan bantuan blogger yang peduli. Gerakan ini baru seminggu yang lalu digagas oleh Mas Arul. Saya langsung tertarik sekali untuk support, karena kebetulan visi BlogBrary dan Kutukutubuku.com itu sama: ingin mencerdaskan bangsa :D
Mas Arul memaparkan visi dan misinya BlogBrary, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan buku secara simbolis dari kutukutubuku.com ke BlogBrary. Seneng deh bisa sharing banyak hal pada event ini.

Acara ditutup dengan foto bersama. Seneng banget bisa berada di tengah-tengah orang yang bersemangat dan highly motivated.

Kemudian kami foto juga dengan para sponsor. Terimakasih kepada, Penerbit Transmedia Pustaka, Majalah Prodo, Majalah Wirausaha & Keuangan, Pocari Sweat dan Portal SendokGarpu.com atas kepercayaannya kepada kami. Diharapkan dukungannya untuk event-event berikutnya :D

Terimakasih juga buat teman-teman media yang menyempatkan untuk hadir. Karena belum lihat daftar hadirnya lagi, jadi nggak tau siapa aja yang datang. Tapi yang jelas aku tahu itu dari Majalah Prodo, Republika, Wikimu.com dan HaloHalo.co.id.
Pas acara lunch, saya dihampiri oleh seorang wanita bernama Mbak Reni. Beliau membawakan kue yang dibuat khusus untuk kutukutubuku.com! Awww... that's so nice of you! Kita memperhatikan dan foto-fotoin kuenya. Sampe nggak tega buat makan saking lucunya hehehe. Kalo minat membuat kue lucu kayak gini juga, bisa pesen ke Amara Bakery, up Mbak Reni (08158937328/021-93316657).

Setelah makan siang, akhirnya satu persatu, peserta dan undangan meninggalkan ruangan dengan senyuman. Rasanya semua beban menjadi lepas dan plong banget (padahal event kecil gini udah kayak gitu hehe... no wonder orang habis ngadain event tuh pasti langsung pesta-pesta deh karena relieved pastinya hehe).
Thanks banget untuk tim kutukutubuku.com yang solid, meskipun masing-masing punya pekerjaan sendiri-sendiri tapi bisa put together untuk menyukseskan acara ini.

Dengan event ini, berarti tercapai lagi visi Kutukutubuku.com yang kami rencanakan saat saya dan Angel memutuskan untuk resign dari kantor dan full di Kutukutubuku. Yang pertama adalah membuka layanan web consultant TukuSolution.com untuk membantu mereka yang juga ingin sukses lewat media online. TukuSolution.com kami buka almost immediately setelah kami resign (bulan Agustus 2007), dan Alhamdulillah hasilnya menggembirakan. Yang kedua adalah pelaksanaan event yang menyangkut buku (ya, seperti event ini, yang membahas buku dari Transmedia Pustaka). Dan ketiga adalah giving back to society dengan men-support kegiatan membangun perpustakaan untuk Anak Indonesia yang dicanangkan BlogBrary!
Semoga pencapaian visi kami akan terus 'menggila' (hehe). Amin. Dan sekarang... saya mau spend me-time untuk merayakan ini. Caranya? Nonton dvd :D See you at another event!
Orignal From: Laporan Event Wanita & Wirausaha
Kalau sudah terlalu sibuk seperti ini, rasanya seperti sedang menggenggam beras terlalu banyak, dan pelan-pelan bulir-bulir berasnya berjatuhan dari sela-sela jari dan akhirnya yang kita dapat nggak sebanyak yang seharusnya.
Kalau sudah terlalu sibuk juga, kadang-kadang malah nggak jelas, hari ini mau ngapain ya, saking banyaknya, dan jadi buram deh tujuan hidup kita.
Tadi malam baca post yang bagus dari Jeanne Dininni. Jadi setiap hari, bertanyalah pada diri kita sendiri:
- Apa yang harus aku lakukan hari ini untuk memenuhi komitmenku?
Ada project dari client? Siapkan to-do listnya untuk hari ini, tujuannya agar tugas dan komitmen kita kepada mereka dapat cepat diselesaikan dengan baik. - Apa yang harus aku lakukan hari ini agar bisnisku menjadi maju dan berkembang?
Lakukan beberapa hal konkrit untuk mendorong bisnis ke arah yang lebih maju, one step at a time. - Apa yang harus aku lakukan hari ini agar dapat memuaskan hasrat kreatif ku dan memberiku kepuasan batin?
Saya adalah termasuk orang yang sulit tidur jika belum merasa produktif pada hari itu. Maka pertanyaan ini penting banget agar setiap hari saya dapat membuat sesuatu yang baru, sesuai dengan passion saya.
Jadi, sudahkah Anda bertanya hari ini?
Orignal From: Pertanyaan Hari Ini

Kita berempat (berlima dengan sang pengantin wanita) adalah teman satu kost di kawasan Margonda Raya, Depok. Setelah kompak dan enjoy menempati kost itu (sampai pernah bedol kost alias pindah beramai-ramai gara-gara diusir secara halus sama ibu kost karena mereka mau renovasi), akhirnya jalan hidup membawa kami berpencar ke segala penjuru Jakarta.
Tapi malam itu akhirnya kita berkumpul kembali setelah hampir 2 tahun tidak bertemu, di pesta perkawinan Fred & Yola. Ternyata semua nggak berubah, Syerli masih aja jadi GPS hidup gue (Gedung kawinan Yola ada di daerah Jakarta Timur yang jarang kita (Gue dan Goldy) datangi jadi nyaris nyasar sampe Bogor hahaha), Mbak Rini masih dengan gayanya yang kalem-kalem menghanyutkan hehe, dan Yola juga masih seperti yang gue ingat terakhir saat di kost.
Sebelum pernikahan, Yola sempat bertemu dengan gue untuk mengantarkan undangan. Sayang, karena kelalaian pihak gedung, tanggal pernikahan terpaksa diundur dan beberapa ratus undangan yang telah disebar harus dikoreksi. Sigh. Tapi pestanya berjalan dengan meriah, mewah dan cerah, benar-benar perkawinan khas Padang, tanpa kurang suatu apa. Gue doain semoga Yola & Fred rukun selalu, perkawinannya membawa berkah, dan berkahnya selalu terjaga. Amin.
Pulang-pulang langsung pengen banget ke Depok. Kangen jalan kaki menyusuri Margonda Raya dan makan nasi uduk favorite gue di pinggir Gang Kober. Kangen nginep di warnet dan makan mie ayam depan warnet. Pengen creambath di salon muslimah Sari Soekresno (duh kok di Jakarta nggak ada Salon Muslimah!!!). Kangen jalan pagi di UI sambil motret-motret candid (banyakan motretnya sih daripada olahraga hehe). Kangen beli kosmetik murah meriah mantap di Mal Depok. Kangen Jus Mangga di Stasiun UI. Kangen CD goceng. Kangen... (suara nimpalin: "Kampus Gunadarma?").
Ehm. Nggak sih. Gue nggak merindukan kampus gue sendiri. Ijazah aja belum gue kopi dan legalisir ampe sekarang. Trauma kali ya kepanasan kuliah di bedeng hahaha. Dasar alumni durhaka.
Pokoknya kangen Depok.
Bulan depan kesana ah.
Kenapa nggak sekarang?
Gue. Sibuk. Berat. Dan. Ngapain. Gue. Malah. Ngeblog! Duh!
Orignal From: On My Friend's Wedding
If someday you look at the sky and wondering, you might get some inspirations through the gigantic advertising balloons spread all over the town. Advertising Balloons are created to attract attention and make our product more visible to the target market eyes.
Is it expensive? I don't know :D But in Indonesia, advertising balloons are usually used to promote exclusive events and brands.
What kind of advertising balloons that we used to successfully promote our brand? Use bright color, big fonts or logo, unique shape, and place it in a location that would be visible for more people. So, have a great time, creating your own advertising balloons!
Orignal From: Advertising Balloons
Hari ini adalah hari lahir RA Kartini. Biasanya untuk memperingatinya, anak-anak sekolah sibuk memakai konde dan kebaya. Tapi tentu makna yang terkandung pada hari ini lebih dalam lagi.
Saya ingat waktu itu menemukan buku "Habis Gelap Terbitlah Terang", membacanya dan terkagum-kagum dengan pola pemikiran Kartini yang sudah sangat maju jika dibandingkan dengan kondisi pada saat itu.
Buku tersebut berisi kumpulan surat-surat Kartini kepada teman-temannya di Belanda. Ada petikan surat Kartini kepada Prof. Anton dan Nyonya (4 Oktober 1902), dimana ia ingin wanita mendapat kesempatan yang sama dalam pendidikan.
"Kami di sini memohon diusahakan pengajaran dan pendidikan anak perempuan, bukan sekali-kali karena kami menginginkan anak-anak perempuan itu menjadi saingan laki-laki dalam perjuangan hidupnya. Tapi karena kami yakin akan pengaruhnya yang besar sekali bagi kaum wanita, agar wanita lebih cakap melakukan kewajibannya, kewajiban yang diserahkan alam sendiri ke dalam tangannya: menjadi ibu, pendidik manusia yang pertama-tama. "
Alhamdulillah, sekarang wanita Indonesia telah mendapatkan hak pendidikan yang sama dengan laki-laki. Namun jaman sekarang, ada 'hambatan' baru bagi kaum wanita yang menghalanginya untuk bersama dan mendidik buah hatinya secara langsung. Rata-rata wanita sekarang bekerja di luar rumah, dan jika tinggal di kota besar seperti Jakarta, kadang harus berangkat saat anak-anak belum bangun dan pulang saat anak-anak sudah tidur kembali. Betapa mirisnya.
Di tengah fenomena itu, mulailah ibu-ibu muda berbondong-bondong mencari alternatif agar bisa selalu berdekatan dengan anaknya. Salah satu caranya adalah dengan menemukan peluang usaha di rumah.
Banyak email yang masuk ke saya, dengan sejuta pertanyaan tentang memulai bisnis dari Kartini-Kartini masa kini :) Untuk mengakomodir keinginan itu dan sekaligus memperingati hari Kartini, Kutukutubuku.com bekerja sama dengan Transmedia Pustaka, mengadakan talk show di Asia Bistro, Grand ITC Permata Hijau, Unit Emerald No. 32, pada tanggal 26 April 2008 (Pukul 10.00 hingga 13.00 WIB) bertema, "Wanita dan Wirausaha". Pembicaranya antara lain adalah pengusaha-pengusaha yang dibahas dalam buku "Panduan Lengkap Memulai dan Mengelola Usaha di Rumah", termasuk Kutukutubuku.com dong :)
Ini event pertamanya Kutukutubuku.com, so, kita sangat bersemangat nih untuk sharing pengalaman kita :)
Jadi, bagi Anda yang:
- Member cewek kutukutubuku.com
- Pengen punya penghasilan tambahan
- Pengen berbisnis dari rumah
- Pengen punya waktu luang buat anak-anak
Ini saat yang tepat untuk mendapat informasi, bertanya, dan mendapat masukan dari pengusaha yang udah terlebih dahulu nyemplung di dunia bisnis :)
DAFTAR sekarang dengan mengirim email ke Kutukutubuku.com. Untuk acara ini, siapkan Rp 50.000 yang akan ditukar dengan:
- Ilmu berharga tentang bisnis dari para pengusaha
- Tea break + makan siang lezat
- Kesempatan mendapatkan buku gratis untuk 10 orang
- Kesempatan mendapatkan hadiah langganan Majalah Prodo gratis selama 3 bulan untuk 3 orang
- Goodie bag berisi Majalah Prodo, Majalah Wirausaha & Keuangan, Tabloid Peluang Usaha, Voucher + Aksesori dari Kutukutubuku.com
Dalam kesempatan ini akan ada launching BlogBrary 2008, bekerjasama dengan Kutukutubuku.com, berupaya menghadirkan perpustakaan-perpustakaan untuk anak Indonesia. Peserta talk show diharapkan membawa buku bekas yang layak dibaca untuk anak-anak usia sekolah hingga remaja. Yuk kita ikut serta mencerdaskan anak Indonesia! :)
Ok, buruan DAFTAR sekarang ya! Tempat terbatas banget, cuma available untuk 25 orang! Kalo kurang jelas, bisa telepon ke HOTLINE 081519922250 atau 021-7981283! See you @ the event! :)
Orignal From: Event Kartini: Wanita dan Wirausaha
